.

Drilling Soal

Pengetahuan & Pemahaman Umum (PPU)


"Speed Run SNBT - PPU"

Progress kamu ada di level 10


.


Bagian 1


SDN 118315 Perkebunan Negeri Lama Seberang, Kabupaten Labuhan Batu yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Medan, ibu kota Sumatera Utara memiliki sebuah program bertajuk Polisi Kebersihan. Mustapa Siregar, Kepala SDN 118315 Perkebunan Negeri Lama Seberang pada Jumat, 25 Agustus 2017 mengungkapkan bahwa polisi kebersihan tugasnya adalah memastikan sekolah dalam keadaan bersih, mulai dari halaman, kelas, dan toilet. Mustapa mengatakan bahwa program itu terealisasi, setelah pihak sekolah meraih bantuan pelatihan dari lembaga filantropi swasta, Tanoto Foundation, sejak 2012 lalu. Tujuan utamanya adalah mengubah pola pikir sekitar dua ratus siswanya dalam hal menjaga kebersihan sekolah. Menurutnya, generasi kekinian seyogyanya memiliki pemikiran untuk maju. Hal itu berguna sebagai bekal bagi kesuksesan siswa di masa mendatang.


Guru SDN 118315 Perkebunan Negeri Lama Seberang, Yusnita Saragih menambahkan bahwa sebanyak empat puluh polisi kebersihan di sekolahnya dari kelas I hingga kelas VI. Mereka melakukan piket secara bergilir dari hari ke hari. Dalam bertugas, polisi kebersihan akan beraksi bak seorang polisi sesungguhnya. Seragamnya pun dibuat mirip dengan korps kepolisian. Polisi kebersihan akan mengawasi rekan-rekannya untuk tidak membuang sampah sembarangan. Jika terpergok membuang sampah tidak pada tempatnya, polisi kebersihan akan menciduk sang pelanggar. Setelah itu, pelanggar akan diboyong ke kantor guru.


Yusnita mengatakan bahwa pihak sekolah juga memiliki tempat sampah organik dan anorganik. Kondisi itu melatih siswa untuk selalu menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. Nantinya, setiap sampah yang dipilah berdasarkan jenisnya itu akan didaur ulang oleh pihak sekolah maupun warga setempat menjadi berbagai kerajinan tangan. Bentuknya aneka rupa, mulai dari map hingga tas.


Bagian 2


Perubahan iklim adalah isu global yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan di Bumi, termasuk ekosistem, ekonomi, dan masyarakat. Penyebab utama perubahan iklim adalah emisi gas rumah kaca yang berlebihan, yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. Ini telah menyebabkan peningkatan suhu global, pencairan es kutub, dan perubahan pola cuaca yang ekstrem. Untuk mengatasi masalah ini, banyak negara telah berkomitmen untuk mengurangi emisi dan beralih ke sumber energi yang lebih bersih. Namun, terdapat juga peningkatan dalam produksi plastik sekali pakai, yang berkontribusi terhadap polusi dan merugikan upaya-upaya pengurangan dampak perubahan iklim. Langkah-langkah efektif dan kerjasama internasional diperlukan untuk memerangi perubahan iklim dan melindungi planet kita untuk generasi yang akan datang.


Bagian 3


[1] Pada suatu masa, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan sangat pesat, memungkinkan manusia untuk mencapai kemajuan yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. [2] Dari penemuan roda hingga kemajuan dalam bidang kedokteran, setiap inovasi membawa dampak signifikan terhadap cara hidup manusia. [3] Namun, di tengah kemajuan tersebut, terdapat sebuah desa kecil yang memilih untuk hidup secara tradisional, tanpa ketergantungan pada teknologi modern. [4] Penduduk desa ini percaya bahwa kunci kebahagiaan terletak pada kesederhanaan dan keterhubungan dengan alam. [5] Anehnya, di desa tersebut, setiap rumah memiliki robot pelayan yang canggih, sebuah kontradiksi yang menarik. [6] Meskipun demikian, mereka berhasil menjaga keseimbangan antara nilai-nilai tradisional dan pemanfaatan teknologi. [7] Ide pokok dari kemajuan ilmu pengetahuan ini tidak hanya mencakup aspek positif tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita seharusnya menjalani kehidupan kita.


Bagian 4


(1) Tol laut berbeda dengan tol yang ada di darat. (2) Tol laut menyediakan fasilitas penyeberangan antarpulau bagi kapal-kapal. (3) Pembangunan tol laut ini memiliki berbagai dampak positif bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan. (4) Salah satu contoh dampak positif dari pembangunan tol laut yang nantinya akan dijalankan adalah membuat penduduk yang ada di Pulau Papua makin mudah berdagang dengan penduduk yang ada di Pulau Jawa. (5) Dengan melihat dampak positif yang ada, pada pemerintahan saat ini, pembangunan tol laut makin digencarkan. (6) Namun, pembangunan tol laut ini tidak serta merta mendapat respons positif dari seluruh kalangan masyarakat. (7) Ada beberapa kalangan atau kelompok masyarakat yang menolak pembangunan tol laut. (8) Pada dasarnya, kalangan tertentu tersebut tidak sepenuhnya menolak pembangunan tol laut. (9) Penolakan mereka sebenarnya didasarkan pada beberapa kekhawatiran, seperti hanya akan digunakannya tol laut untuk kampanye para elite politik. (10) Mereka juga khawatir jika sarana dan prasarana yang digunakan untuk pembangunan tol laut sepenuhnya diambil dari barang impor sehingga pembangunan tol laut justru akan membahayakan industri kapal dalam negeri ke depannya. (11) Namun, meski ada beberapa penolakan, pemerintah terlihat tetap mantap untuk melanjutkan program pembangunan tol laut sebab dampaknya dianggap bisa memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah pesisir.


Bagian 5


(1) Perkembangan dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) kini makin mengagumkan. (2) Perkembangan tersebut telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. (3) Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. (4) Seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. (5) Kemajuan teknologi saat ini benar-benar telah diakui dan dirasa mampu memberikan banyak kemudahan serta kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. (6) [...], manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa kemajuan teknologi yang sering diagung-agungkan itu juga bisa mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia modern. (7) Kemajuan teknologi yang semula diciptakan untuk memudahkan manusia ketika urusan itu makin mudah justru memunculkan kesepian dan keterasingan baru, yakni lunturnya rasa solidaritas, kebersamaan, dan silaturahmi. (8) Sebagai contoh, penemuan smartphone telah mengakibatkan sebagian besar masyarakat terlena dengan dunia maya. (9) Karena hampir segala hal bisa dilakukan lewat smartphone, tak sedikit orang yang akhirnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan smartphone daripada dengan orang-orang di lingkungan sekitarnya.


.