.
Latihan Soal
Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM)
"Tata Bahasa dan Penulisan Bahasa Indonesia 2"
.
Soal No. 1
Pada suatu sore yang cerah, Dr. Sinta dan rekannya, Budi, memutuskan untuk meneliti efek penggunaan pupuk organik pada pertumbuhan tanaman. Mereka mengamati bahwa tanaman yang diberi pupuk "SuperGrow" tumbuh 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak diberi pupuk. Hasil ini, yang akan dipublikasikan dalam jurnal "Ilmu Pertanian Modern," menunjukkan bahwa pupuk organik dapat berperan signifikan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, penelitian ini juga menyimpulkan bahwa penggunaan pupuk organik adalah solusi yang lebih berlanjut dibandingkan dengan pupuk kimia karena tidak merusak kualitas tanah dalam jangka panjang.
Pembahasan Soal No.1 🚀
Kata "berlanjut" dalam konteks kalimat "solusi yang lebih berlanjut" seharusnya adalah "berkelanjutan" untuk menyatakan sesuatu yang terus menerus atau dapat terus dilakukan tanpa menimbulkan kerusakan atau pengurangan nilai di masa depan. Kata "berkelanjutan" adalah bentuk baku yang sesuai dengan konteks penggunaan di paragraf ini, yang mengacu pada pengelolaan sumber daya atau praktik yang tidak merugikan lingkungan atau memastikan ketersediaan sumber daya untuk generasi mendatang. Sedangkan "berlanjut" umumnya digunakan untuk menunjukkan kelanjutan dari suatu kegiatan atau proses.
Soal No. 2
Pembahasan Soal No.2 🚀
Dalam penulisan ilmiah dan teks formal, angka dan persentase sering ditulis dalam bentuk angka dan simbol persen untuk kejelasan dan efisiensi. Pilihan "20%" memenuhi kriteria ini dengan menyajikan informasi secara jelas dan langsung. Meskipun dalam beberapa konteks, penulisan "dua puluh persen" (A) atau "20 persen" (D) juga dapat diterima, terutama dalam teks naratif atau formal non-ilmiah, dalam konteks ilmiah atau data statistik, format numerik dengan simbol persen adalah yang paling umum dan diterima secara luas.
Soal No. 3
Apa yang dimaksud dengan "kesadaran sosial" dalam konteks penggunaan media sosial menurut teks?
Pembahasan Soal No.3 🚀
Tanda petik digunakan untuk menandai judul, nama khusus, atau untuk memberi penekanan khusus pada suatu kata atau frasa. Dalam konteks paragraf ini, tanda petik digunakan dengan benar pada kata "SuperGrow" untuk menandai nama produk atau pupuk organik yang sedang dibahas. Ini sesuai dengan kaidah penggunaan tanda petik dalam penulisan.
Opsi A, titik koma (;) setelah "SuperGrow" tidak tepat karena tidak ada pemisahan item atau klausa independen yang memerlukan titik koma.
Opsi C, tanda hubung (-) pada "berkelanjutan" tidak relevan karena kata tersebut seharusnya ditulis sebagai "berkelanjutan" tanpa tanda hubung. Selain itu, dalam paragraf di atas seharusnya menggunakan kata "berkelanjutan" bukan "berlanjut".
Opsi D, titik dua (:) setelah "menunjukkan" tidak diperlukan karena tidak diikuti oleh daftar atau penjelasan yang memerlukan pengantar titik dua.
Opsi E, koma (,) setelah "Modern" tidak diperlukan karena tidak ada klausa tambahan atau informasi tambahan yang mengikuti nama jurnal yang memerlukan pemisahan oleh koma.
Dengan demikian, penggunaan tanda petik pada "SuperGrow" adalah pilihan yang paling tepat sesuai dengan kaidah penggunaan tanda baca yang ada di paragraf.
Soal No. 4
Pembahasan Soal No.4 🚀
Kata "meningkatkan" menggunakan imbuhan "men-" yang menunjukkan aksi atau proses untuk membuat sesuatu menjadi lebih tinggi atau lebih baik, dalam hal ini, produktivitas pertanian. Penggunaan kata "meningkatkan" dalam konteks ini secara akurat menggambarkan tujuan atau hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Dr. Sinta dan rekannya, yaitu menunjukkan bagaimana pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Ini sesuai dengan konteks penggunaan dalam paragraf yang menekankan pada peningkatan positif yang dihasilkan oleh penggunaan pupuk organik.
Soal No. 5
Meningkatkan kualitas pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari orang tua dan masyarakat. Upaya untuk mempromosikan pendidikan berkualitas dapat dilakukan dengan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses belajar mengajar serta memperkaya sumber belajar dengan materi yang variatif dan menantang.
Perubahan pendekatan seperti ini dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, yang merupakan faktor penting dalam mencapai pendidikan yang berkualitas.
Pembahasan Soal No.5 🚀
Jawaban yang benar adalah B. Penggunaan Pupuk Organik dalam Pertanian Modern.
Pembahasan: Judul ini paling sesuai karena mencerminkan fokus utama paragraf, yaitu efek positif dari penggunaan pupuk organik pada pertumbuhan tanaman dan produktivitas pertanian secara umum. Paragraf tersebut secara khusus menekankan bagaimana pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan merupakan solusi berkelanjutan dibandingkan dengan penggunaan pupuk kimia, yang tidak merusak kualitas tanah dalam jangka panjang. Judul ini menangkap esensi dari penelitian Dr. Sinta dan Budi, yang terkait dengan penggunaan pupuk organik dalam konteks pertanian modern, dan bukan hanya tentang efek spesifik dari produk "SuperGrow" atau perbandingan antara pupuk organik dan kimia secara eksklusif, atau aspek lain seperti sinar matahari atau penelitian tanah secara luas.
Soal No. 6
(1) Saat membersihkan wajah, ada beberapa orang (khususnya wanita) yang lebih memilih menggunakan air es untuk mencuci muka. (2) Mencuci muka dengan air es ternyata menawarkan segudang manfaat yang baik untuk kecantikan kulit, yaitu: dapat mengecilkan pori-pori, kulit menjadi cerah, mencegah kerutan, wajah menjadi segar, hingga mencegah iritasi dan peradangan pada jerawat. (3) Jerawat (Acne Vulgaris) yang meradang diakibatkan dari wajah yang tidak dibersihkan dengan baik. (4) Meski begitu, mencuci muka dengan memakai air es (air yang ditambahkan es [bukan air yang didinginkan dalam kulkas]) tidak selamanya efektif. (5) Ada beberapa kondisi yang bisa membuat metode tersebut justru menyebabkan berbagai masalah kulit. (6) Dilansir Healthline, menurut Sophia Knapp [ahli kosmetik Oxygenetix], bakteri dan kotoran dapat _____ karena air dingin mengunci kedua hal tersebut dalam pori-pori. (7) Pori-pori wajah ini adalah lubang pada kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan keringat dan sebum atau minyak alami. (8) Hal itu bisa menyebabkan munculnya masalah dalam kulit (jerawat dan beruntusan). (9) Di samping itu, air dingin tidak maksimal dalam membersihkan wajah. (10) Minyak pada wajah tidak dapat larut dengan air dingin, sehingga proses pembersihan wajah menjadi kurang maksimal (masih terdapat sisa debu, dan kotoran yang menempel di wajah). (11) Selain itu, untuk beberapa orang yang memiliki kulit wajah yang sensitif, air dingin membuat kulit wajah menjadi kemerahan.
Pembahasan Soal No.6 🚀
Kaidah penulisan ejaan dalam PUEBI meliputi empat hal, yaitu penulisan huruf, kata, tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Kalimat yang terlepas dari kesalahan ejaan adalah kalimat (4). Kalimat (2) mengandung kesalahan tanda titik dua. Tanda titik dua digunakan pada akhir suatu pernyataan lengkap yang langsung diikuti perincian atau penjelasan. Penggunaan titik dua setelah konjungsi yaitu tidak tepat karena pernyataan yang tersaji menjadi tidak lengkap. Kalimat (3) mengandung kesalahan penulisan huruf kapital pada nama ilmiah. Kata Vulgaris tidak perlu menggunakan huruf kapital. Kalimat (6) mengandung kesalahan tanda kurung siku. Tanda kurung siku digunakan untuk menandai keterangan tambahan yang terdapat di dalam tanda kurung. Kalimat (10) mengandung kesalahan tanda koma. Tanda koma tidak digunakan sebelum konjungsi sehingga.
Soal No. 7
Pembahasan Soal No.7 🚀
Kalimat (2) menyebutkan manfaat mencuci muka dengan air es tanpa menyertakan sumber atau penelitian yang mendukung klaim tersebut. Untuk disempurnakan, sebaiknya ditambahkan rujukan atau penjelasan bahwa manfaat tersebut bisa berbeda-beda pada setiap individu atau bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk membuktikan manfaat tersebut secara universal.
Soal No. 8
Pembahasan Soal No.8 🚀
Kalimat (4) menyebutkan "air es (air yang ditambahkan es [bukan air yang didinginkan dalam kulkas])".
Kata yang bisa dihilangkan untuk membuat kalimat lebih efisien tanpa mengubah maknanya adalah "[bukan air yang didinginkan dalam kulkas]", karena ini merupakan penjelasan tambahan yang tidak perlu jika konteksnya sudah jelas tentang apa itu "air es".
Soal No. 9
Pembahasan Soal No.9 🚀
"Bakteri dan kotoran dapat terperangkap karena air dingin mengunci kedua hal tersebut dalam pori-pori." Pernyataan ini menjelaskan risiko menggunakan air dingin untuk mencuci wajah yang disebutkan oleh ahli kosmetik Sophia Knapp.
Soal No. 10
Pembahasan No 10 🚀
Dalam kalimat (10), penggunaan tanda koma setelah kata "debu" tampak tidak sesuai. Dalam bahasa Indonesia, tanda koma sebelum "dan" dalam daftar yang terdiri dari dua item biasanya tidak diperlukan, kecuali untuk menghindari kebingungan atau dalam kasus tertentu yang memerlukan penekanan khusus. Jadi, tanda koma yang salah terdapat pada kalimat (10) tepat sebelum "dan kotoran yang menempel di wajah".
.